Pengasuh Anak Anda, Bagian Hidup Anda

Sedikit berbagi tentang pengalaman salah satu kerabat saya. Beberapa tahun yang lalu, sewaktu anaknya masih bayi dan dirawat oleh pengasuh tidak jarang saya mendengar keluh kesahnya di momen-momen awal memiliki anak. Setiap kali anaknya ditinggal pergi bekerja dapat dipastikan akan selalu menangis. Selang beberapa hari dan minggu berlalu, kerabat saya sering tidak dapat berkonsentrasi dalam bekerja, di kantor selalu terpikirkan kondisi sang anak.

Begitu bahagianya saat ia pulang ia disambut anaknya seperti senang bukan kepalang melihat kedatangan orang tua kesayangannya. Seiring berjalannya waktu anak menyesuaikan kondisi tersebut, namun dalam beberapa momen anaknya kerap kali menangis jika ditinggal bersama pengasuhnya.

Ia kadang menjadi bertanya-tanya,

  • Seperti apa ya yang terjadi ketika buah hati kesayangannya bersama pengasuhnya?

  • Apakah anak nya merasa nyaman seharian bersama pengasuhnya?

  • Mengapa anak saya terlihat tidak senang ya ketika bersama pengasuhnya?

  • Anaknya jarang bercerita mengenai aktivitasnya sehari-hari, ada apa ya?

Dan akhirnya kerena ketidakpuasannya, ia pun mengganti pengasuh nya dengan pengasuh lain. Ada yang bertahan lama ada yang bertahan sangat singkat, ia bahkan bercerita pernah memiliki pengasuh yang hanya bertahan selama 5 hari saja. Tentu kondisi ini sangat merugikan bagi anda dan tentunya bagi anaknya yang kerap kali harus berhadapan dengan orang-orang baru dan menyesuaikan diri dari awal lagi.

Saat anda memutuskan memberikan pengasuhan sementara untuk anak kepada orang lain, tentunya harus mempertimbangkan berbagai faktor penting, antara lain sebagi berikut:

1. Lakukan simple background check terhadap pengasuh atau tempat penitipan nya, seperti review dari teman, saudara, atau bahkan ulasan di website.

2. Observasi mengapa anak anda senang maupun tidak akan kehadiran pengasuhnya. Dengan melakukan hal ini kita dapat menilai secara garis besar hubungan kedekatan anak dengan pengasuhnya.

3. Perbandingan jumlah pengasuh dengan jumlah anak. Tentu saja kuantitas berperan besar disini, jika satu pengasuh harus menjaga beberapa anak tentunya ia akan kesulitan memberikan perhatian yang sama kepada masing-masing anak. Jumlah yang disarankan adalah 1:2 dimana maksimum jumlah anak yang diasuh oleh satu pengasuh adalah dua anak, atau maksimum 1:3.

4. Perhatikan apakah pengasuh anda benar-benar tulus memberikan asuhannya kepada anak anda, dengan menikmati pekerjaannya dengan baik maka segala masalah yang dihadapi saat mengasuh anak akan dapat diatasi dengan baik.

5. Anak terlihat terawat dan bersih. Memberikan perhatian juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihannya, mandi secara teratur, makan dengan baik, mencuci tangan setelah bermain, dan lain sebagainya. Apabila hal tersebut dilakukan tentunya ada peran yang besar dari pengasuhnya.

6. Pengasuh dapat bekerjasama dengan orang tua untuk melihat dan mengembangkan bakat anak asuhnya. Kegiatan ringan dan menyenangkan seperti bernyanyi, menari, mewarnai, dll apabila terus dilatih tentu saja selain meningkatkan sensor motorik anak juga dapa tmengasuh ketrampilannya sejak dini dan tentunya mengisi waktu dengan kegiatan positif yang menyenangkan bagi anak.

7. Pengasuh pernah memiliki pengalaman dan pelatihan parenting yang baik. Selain dari pekerjaannya apabila pengasuh dibekali pelatihan yang professional tentunya membuat orang tua semakin percaya diri memberikan pengasuhan anaknya kepada si pengasuh.

Tim Solid Pengasuh-Pengasuh di Pepito Daycare

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Instagram Social Icon
  • Facebook Basic Square

© 2015 by Pepito Day Care